Deskripsi Jurusan

Jurusan Teknik Mesin tidak melulu soal mesin motor, mobil, dan kegiatan perbengkelan lainnya. Tapi kamu juga akan belajar hal-hal terkait konversi energi, konstruksi dan perancangan, teknik produksi, juga material. Memang benar sih, secara umum kamu akan mempelajari mesin dengan menggunakan dasar fisika dan matematika, seperti pergerakan mesin, aliran air untuk mesin, material dan desain mesin, elemen penting seperti roda gigi dan sumber mata air, metode pengolahan, metode produksi, pengendalian melalui komputer, dsb.

Baca juga : Penjelasan Mengenai Jurusan Teknik Otomotif

Kenapa Harus Memilih Jurusan Teknik Mesin?

Sangat banyak keuntungan yang diperoleh dari seorang lulusan Jurusan Teknik Mesin.

  • Industri otomotif sangat memerlukan lulusan Teknik Mesin untuk merancang kendaraan bermotor.
  • Begitu pula dengan industri kedirgantaraan yang memerlukan Sarjana Teknik Mesin untuk merancang dan merakit pesawat terbang. Namun, beberapa kampus telah menawarkan jurusan yang spesifik untuk memenuhi kebutuhan industri ini, yaitu jurusan Teknik Mesin Dirgantara.
  • Perusahaan-perusahaan di industri manufaktur dan otomatisasi juga nggak kalah butuh lulusan Teknik Mesin.
  • Lulusan Teknik Mesin memiliki peranan penting dalam menciptakan alat yang sesuai dengan kebutuhan bioteknologi.
  • Ilmu dan pengetahuan seputar konversi energi yang kamu dapat di bangku kuliah akan jadi nilai jual yang sangat tinggi, mengingat banyaknya perusahaan yang berlomba menciptakan alat dari sumber energi terbarukan untuk membantu aktivitas manusia.

Prospek Kerja

1. Instansi Pemerintah
Lulusan teknik Arsitektur dapat bekerja sebagai perencana dan manajer proyek. Contoh: Dinas Pekerjaan Umum, Badan Perencanaan Daerah, dan sebagainya.

2. Architect in House
Pekerjaan ini berfokus untuk membangun kantor, rumah dinas, dan prasarana lain yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut. Contoh: Pertamina, Bank Indonesia.

3. Konsultan Arsitektur
Memberikan jasa profesional sebagai desainer dan konsultan.

4. Pendidikan dan Penelitian
Dapat menjadi peneliti di bidang urban development.

5. Kontraktor dan Manajemen Proyek
Dengan bekerja di sebuah perusahaan kontraktor, lulusan teknik arsitek dapat menghasilkan gaji yang lumayan besar. Apalagi saat ada proyek besar. Selain bekerja di perusahaan kontraktor, lulusan teknik arsitek juga bisa membuat perusahaan sendiri atau bergabung dengan teman.

6. Quantity Surveyor
Quantity Surveyor bertugas untuk mengenali bahan-bahan bangunan dengan baik, memberikan masukan kepada arsitek, dan menghitung biaya yang diperlukan untuk membangunnya.

7. Properti
Seorang lulusan Arsitektur dapat berprofesi sebagai marketing associate dan project manager.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *